Pesona Garut: Gebyar Budaya Garut 2017

Salah satu kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten Garut menggelar peringatan hari jadi ke-204 dengan tema “Mapag Abad Kadigjayaan”. Rangkaian acaranya digelar sejak 11 Februari hingga 26 Februari 2017. Acara Pembukaan Gebyar Budaya Garut 2017 digelar pada 22 Februari 2017 dengan menyuguhkan hiburan kesenian tradisional, islami dan kesenian modern. Panitia juga telah mengundang utusan kedutaan besar dari 4 benua (Amerika, Asia, Eropa, dan Australia).

Saya dan beberapa kawan dari tim Pesona Indonesia Kementrian Pariwisata berkesempatan menyaksikan pembukaan Gebyar Budaya Garut tersebut. Tiba di kota Garut pukul 9 pagi, kami langsung meluncur ke Alun-alun Garut yang sudah diramaikan oleh para peserta Gebyar Budaya Garut 2017. Ternyata tidak hanya budaya dari Kabupaten Garut yang diusung di sana, saya melihat beberapa peserta berasal dari luar Pulau Jawa di antaranya Kalimantan. Acara ini melibatkan seniman dan seniwati dari 22 daerah di Kabupaten Garut, 5 kabupaten dan kota di Jabar serta 5 provinsi lain di Indonesia.

Selain itu ada juga talenta-talenta muda dari berbagai jenjang pendidikan yang dengan penuh semangat mempersembahkan “Tarian Garut Mapag Abad Kadigjayaan”. Mereka ternyata bukan penari profesional namun tetap tampil dengan mengagumkan. Ini lah bagian dari sebuah festival yang saya sangat sukai, tarian. Tarian kolosal “Mapag Abad Kadigjayaan” ini dibawakan oleh 150 orang penari. Acara disambung dengan helaran budaya yang diikuti 22 komunitas kesenian di Kab. Garut, kelompok seni dari 5 kabupaten di Jawa Barat, 5 Provinsi, dan seni budaya dari empat benua.

Gebyar Budaya Garut 2017 ini dipusatkan di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Garut. “Peristiwa hari ini tentunya diharapkan mampu mengangkat citra Kabupaten Garut di sektor pariwisata, juga mampu meningkatkan nasionalisme dan pluralisme, yang saat ini kondisinya kurang begitu baik,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti, dalam sambutannya mewakili Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Bapak Bupati Garut Rudi Gunawan mengatakan Gebyar Budaya Garut 2017 yang bertajuk “Mapag Abad Kadigjayaan” menunjukkan bahwa potensi seni budaya Kabupaten Garut tidak kalah dengan daerah lainnya. “Besar harapan saya Hari Jadi Garut ke-204 menjadi sarana membangun semangat kebersamaan warga Kabupaten Garut untuk melaksanakan berbagai program pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar Pak Rudi.

Gebyar Budaya Garut ini dibuka oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara, Kementrian Pariwisata RI, Esthy Reko Astuti, serta dihadiri oleh seluruh unsur Muspida dan perwakilan Duta Besar dari berbagai negara. Ramai yah 😀

Di bawah ini adalah berbagai foto yang saya ambil sambil menikmati suguhan Gebyar Budaya Garut 2017, juga yang saya dapat dari berbagai akun Instagram.

//platform.instagram.com/en_US/embeds.js

 

//platform.instagram.com/en_US/embeds.js

//platform.instagram.com/en_US/embeds.js

Gebyar Budaya Garut 2017

Saya dan peserta dari Kalimantan

Gebyar Budaya Garut 2017

Bocah cilik sang penari ular. Saya minggat waktu ularnya disodorkan ke saya. YA IYALAH T__T

Gebyar Budaya Garut 2017

Neneng cantik salah satu penari “Tarian Garut Mapag Abad Kadigjayaan”

Gebyar Budaya Garut 2017

Pembukaan Gebyar Budaya Garut 2017

Gebyar Budaya Garut 2017

Mbak Wiwik, salah satu tim Pesona Indonesia, berfoto dengan ceria bersama peserta pawai dari Kota Purwakarta. Mereka memakai kostum…. keramik Plered : )))) Jadi mereka melumuri tubuh mereka dengan tanah liat sebagai perlambang keramik. Tiap tanah liatnya mengering, mereka basahi lagi dengan air.

Gebyar Budaya Garut 2017

Antusiasme warga kota Garut dan sekitarnya menyaksikan Gebyar Budaya Garut 2017

Gebyar Budaya Garut 2017

Para jagoan cilik :’)

Gebyar Budaya Garut 2017

Salah satu peserta lagi ngadem dulu. Matahari kota Garut lagi sehat-sehatnya hari itu memang.

Perjalanan ini adalah undangan dari Kementerian Pariwisata Indonesia. Sila mampir ke Twitter dan Instagram dengan hashtag #PesonaSingkawang #PesonaGarut #PesonaIndonesia untuk melihat oleh-oleh dari para blogger yang diundang.

0 Replies to “Pesona Garut: Gebyar Budaya Garut 2017”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *